Kalian yang baru akan lulus SMA pasti dibuat galau dalam menentukan pilihan jurusan di perkuliahan nantinya, iya saya juga pernah ngalami kok, dan benar2 galau tingkat Pro. btw, apa sih yang membuat seseorang memilih jurusan tertentu untuk kuliah? Apakah keinginan dalam diri sendiri atau persepsi luar? 4-6 tahun di kampus mungkin menjadi terasa sangat singkat bagi sebagian orang. Namun bagi sebagian lainnya, kampus menjadi tempat yang paling buruk yang ada di dunia.
Kenapa? Karena mereka masuk ke sebuah tempat yang sebenarnya mereka tidak mau masuk ke sana. Karena mereka membohongi dirinya sendiri. Akibatnya stres, tertekan, dan tidak bisa berkarya karena terlanjur depresi parah dan tak mampu berbuat dan berpikir.
Di Indonesia ada ratusan jurusan yang bisa dipilih, banyak sekali pilihannya, kenapa harus terjebak oleh kata orang dan orang? Perbedaan orang yang kuliah dengan hati dan tidak, terletak pada bagaimana dirinya menikmati perkuliahan itu sendiri.
Kan kuliah itu buat diri kita sendiri. Bila merasa mahir di masak memasak, kenapa harus enggan masuk sekolah pariwisata? Jangan paksakan masuk ekonomi. Ekonom sudah banyak di Indonesia, tapi chef? Masih terbatas, kita bisa jadi ahli dan spesialis di bidang tersebut.
Jika mahir di seni, kenapa enggak masuk FSRD atau IKJ atau ISI? Kenapa harus memaksakan diri masuk teknik karena desakan orang lain? Bisa jadi kita memang pintar sehingga bisa tembus jurusan teknik. Tapi passionnya di sana enggak? Nyaman enggak di teknik?
Lagian, kata siapa jurusan teknik lebih prospektif ketimbang seni? Teknik jadi prospektif bila yang menjalaninya punya passion di teknik. Di sini lah kita perlu berpikir dan berpikir. Jangan mudah terbuai dengan nama besar jurusan tertentu. Senangnya cuma sesaat.
Pada dasarnya semua ilmu itu baik. tetapi kita lah manusia yang membuatnya menjadi bermanfaat. Ya kitalah yang akan buat menjadi berguna. Ilmu akan optimal manfaatnya bila yang menggunakannya adalah mereka yang mencintai ilmu tersebut.Jurusan terbaik itu hanyalah sebuah ilusi
Ibarat kapak saja deh. Kamu nggak bisa menggunakan kapak, setajam apapun kapaknya, kalau kamu yang pakai, tidak bisa menebang pohon kecil sekalipun. Tapi buat mereka yang sudah mencintai dunia penebangan pohon, Kapak menjadi temannya, sahabat yang dicintai. Kapak jadi bermanfaat. Ya itu lah ilmu dan panggilan jiwa. Ilmu akan berkembang bila berjodoh dengan panggilan jiwa penggunanya.
Oke, salam olahraga.
Kenapa? Karena mereka masuk ke sebuah tempat yang sebenarnya mereka tidak mau masuk ke sana. Karena mereka membohongi dirinya sendiri. Akibatnya stres, tertekan, dan tidak bisa berkarya karena terlanjur depresi parah dan tak mampu berbuat dan berpikir.
Kan kuliah itu buat diri kita sendiri. Bila merasa mahir di masak memasak, kenapa harus enggan masuk sekolah pariwisata? Jangan paksakan masuk ekonomi. Ekonom sudah banyak di Indonesia, tapi chef? Masih terbatas, kita bisa jadi ahli dan spesialis di bidang tersebut.
Jika mahir di seni, kenapa enggak masuk FSRD atau IKJ atau ISI? Kenapa harus memaksakan diri masuk teknik karena desakan orang lain? Bisa jadi kita memang pintar sehingga bisa tembus jurusan teknik. Tapi passionnya di sana enggak? Nyaman enggak di teknik?
Lagian, kata siapa jurusan teknik lebih prospektif ketimbang seni? Teknik jadi prospektif bila yang menjalaninya punya passion di teknik. Di sini lah kita perlu berpikir dan berpikir. Jangan mudah terbuai dengan nama besar jurusan tertentu. Senangnya cuma sesaat.
Pada dasarnya semua ilmu itu baik. tetapi kita lah manusia yang membuatnya menjadi bermanfaat. Ya kitalah yang akan buat menjadi berguna. Ilmu akan optimal manfaatnya bila yang menggunakannya adalah mereka yang mencintai ilmu tersebut.Jurusan terbaik itu hanyalah sebuah ilusi
Ibarat kapak saja deh. Kamu nggak bisa menggunakan kapak, setajam apapun kapaknya, kalau kamu yang pakai, tidak bisa menebang pohon kecil sekalipun. Tapi buat mereka yang sudah mencintai dunia penebangan pohon, Kapak menjadi temannya, sahabat yang dicintai. Kapak jadi bermanfaat. Ya itu lah ilmu dan panggilan jiwa. Ilmu akan berkembang bila berjodoh dengan panggilan jiwa penggunanya.
Oke, salam olahraga.
sanga bermanfaat infonya buat saya masa depan.
BalasHapusjangan lupa visit Di sudjana software
oke bro.. blog walking nih :D
HapusSaya juga orang Toraja gan hehehehhe
BalasHapusmantap broo. ayo buat postingan tentang toraja
HapusOk,agan Di UKI Toraja Ya.
BalasHapusKalau saya Di SMAN 1 Makale
iya aku tahu kamu bro. aku di UB skrang
Hapuskok bs tahu,memangnya agan alumni dari mana dulu
BalasHapusSMANSA Makale donk!
Hapusya, terima kasih uda berkunjung mas ifal. lain kali mampir lagi ya :)
BalasHapusThanks for sharing this great Post dude :))
BalasHapussama-sama :}
Hapusterimakasih infonya, bermanfaat untuk masa depan saya :)
BalasHapusmakasih mas infonya,,,salam kenal Abicom Official Blog
BalasHapus