Langsung ke konten utama

Gagal? Coba Lagi!



Eh ketemu lagi.. apa kabar sob, gimana kabar hari ini? seru gak? Hehe
foto mika tambayong
foto : koleksi pribadi :D
Kita semua pasti sudah pernah mengalami yang namanya “GAGAL”. Iya nggak? Karena terkadang kenyataan tak seperti apa yg diinginkan. Tapi gagal dalam banyak hal, selama kita tidak pernah berhenti untuk mencapainya, maka gagal itu sebenarnya tidak terjadi. Yang ada hanyalah proses pembelajaran, itu... (Mario Teguh style)

Hmm, beberapa bulan yg lalu saya mengirim sebuah artikel ke kompas kampus. Saya Berharap artikel itu bisa dimuat di Koran mereka, dan saya akan dapat bayaran. Tapi ternyata kenyataan tidak sesuai dengan apa yg saya inginkan. Itu salah satu dari sekian banyak kegagalan yg pernah saya alami.

Brian Acton (pendiri WhatsApp) juga pernah ditolak Facebook saat ia mengajukan lamaran pekerjaannya sebagai programmer (tahun 2009). Empat tahun setelah itu, justru Acton yang kini menjual perusahaannya (WhatsApp) kepada Facebook dengan harga yang sangat fantastis. Saat ditolak oleh Facebook, dengan optimistis ia berkata “Facebook menolak saya. Ini adalah kesempatan besar untuk berhubungan beberapa orang yang fantastis. Menanti untuk petualangan berikutnya dalam hidup,” 

Dari kisah itu saya belajar bahwa kegagalan itu pada dasarnya mengajarkan kita untuk bersabar lebih, karena ada sebuah kehendak dari-Nya yang akan menjadikan kita jauh lebih baik dari pemikiran kita sebelumnya. Dan bisa jadi gagal adalah medium untuk menegur kita dari-Nya.

Pelajaran yg didapat disini bahwa kita tidak bisa menyamakan jalan kesuksesan kita sama seperti orang lain, karena pada dasarnya kita punya jalan kesuksesan sendiri-sendiri, kalaupun ada kesamaan dalam jalan hidup, itu semata hanya karena kita terInspirasi dan berusaha mencari tahu kesamaan orang tersebut dengan diri kita.

Saya menyadari bahwa Bisnis dan Politik bagi sebagian orang adalah hal yg dianggap “kotor”. Memang tidak semua orang didunia ini berpikir jernih dan jujur dalam menggapai kesuksesan mereka, terkadang kita menemui mereka yang dengan segala upaya membuat dirinya sukses dengan cara curang. Tapi bagi saya, kita tidak perlu berpikir orang lain banyak yang curang dalam berbisnis, satu hal yang pasti kita bisa menjadi sukses tanpa harus berbuat seperti mereka, bahkan mungkin kita bisa lebih hebat dari mereka.

Selamat berkarya dan….. Salam Olahraga.

Komentar

  1. inspiratif banget.. eh kalo gak salah dengar Brian Acton itu juga pernah ditolak saat ngelamar ke perusahaan Twitter

    BalasHapus
  2. bener nih, gua baru gagal garagara ga juara lomba. tapi gua berusaha lagi biar di lomba yang gua ikutin berikutnya supaya gua jadi juara 1, Amin!

    BalasHapus
  3. ada hikmah dibalik kegagalan, setiap pasti pernah mengalami kegagalannya masing-masing. saya pernah ditolak masuk SMA pilihan saya, pernah ditolak masuk di universitas juga. kecewa karena gagal mungkin wajar tapi jangan sampek berlarut2 hehe :D
    tetep semangat :D nice post

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ketika anda sudah belajar keras namun ditolak di universitas yang dinginkan selama ini, mungkin anda kecewa dan merasa usaha anda tersebut tidak berhasil. Setelah bersabar menunggu beberapa waktu, ternyata ada universitas lain yang menerima anda..

      yap semangat :)

      Hapus
  4. semua orang pasti pernah mengalami kegagalan. tapi percaya aja seperti ayat yang ada di surat al-insyiroh, setelah kesulitan pasti ada kemudahan .

    BalasHapus
  5. setuju.. gagal ada proses menuju kesuksesan, proses pembelajaran agar ke depannya lebih baik lagi.. nice post mban :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap, betul tuh!
      makasih kunjungannya mban :)

      Hapus
  6. Balasan
    1. selamat-selamat. #MariKitaMulai #TurunTangan :)

      Hapus
  7. kalau dulu brian acton tidak ditolak facebook mungkin tidak sesukses sekarang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa jadi, karena dari kegagalan itulah dia bisa sukses seperti sekarang

      Hapus
  8. Brian juga salah satu inspirasi gue haha. Pokoknya semangat dan jangan putus asa :D

    BalasHapus
  9. koleksi pribadinya oke juga.... aku sih yes.....
    Semangat terus mban, berusaha lebih keras lagi, mencoba lebih banyak lagi sehingga kegagalan gagal menghampiri.....

    BalasHapus
  10. Enggak ada kata sukses kalo nggak ada kata gagal. Btw, gue juga pernah ngerasain ngirim artikel ke redaksi gitu dan hasilnya nihil. Terus nyoba affiliate dan hasilnya juga nggak seberapa. Semangat, bro!

    BalasHapus
  11. Kegagalan itu memang kita butuhkan, tanpa ada kegagalan tidak bsa sukses. Cintailah ke gagalan

    BalasHapus
  12. kalo gak pernah merasakan kegagalan , kita gak akan merasakan hebatnya kata bangkit :))

    BalasHapus
  13. gagal itu hanyalah kesuksesan yang tertunda...semoga bisnis topi dan kaosnya laris manis ya....tetap semangat..keep smile,,keep happy blogging always....salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin pak.. makasih ya. salam jg dari Malang :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anak SMA vs Anak Kuliah

Dulu ketika status saya masih “Anak SMA” , saya pengen banget cepat-cepat lulus, nggak sabar pengen kuliah. Mungkin teman-teman juga banyak yang begitu kan ? hayo ngaku deh . Sekarang setelah menjadi anak kuliahan, eh bukannya senang tapi malah pengen balik lagi ke masa putih abu-abu itu. Belum cukup setahun saya menanggalkan status Anak SMA itu , kenangan manis bersama teman-teman REIGA masih segar dalam ingatan, ah pengen kembali mengulangi kisah itu. “Masa SMA memang masa yang paling alay ngangenin” Back to topic, “ Apa sih bedanya sekolah sama kuliah? Toh sama aja kerjaannya belajar belajar juga” . Memang benar, sekolah dan kuliah memiliki kesamaan yaitu : BELAJAR. Tapi menjadi seorang mahasiswa itu TIDAK MUDAH guys. Banyak tantangan yang harus dihadapi sebagai proses menjadi MANDIRI dan DEWASA . Jujur sih waktu saya SMA udah t erbiasa semua disediakan oleh orang tua. Nah i ni lah yang harus diubah mulai dari sekarang sebagai proses biar nanti nggak repot saat ...

Pengalaman dan Suka Duka Menjadi Asisten Praktikum di Kampus

Sertifikat Asisten  Ada banyak sebutan di berbagai fakultas, Asisten Lab (Aslab)/ Asisten Dosen (Asdos) / Asisten Parktikum (Asprak) yang intinya bertugas untuk membantu dosen saat mengajar mata kuliah ber-praktikum.  Pendaftaran asisten praktikum Desain dan Pemrograman Web di FILKOM UB dibuka setiap semester genap. Untuk mendaftar asisten banyak kriteria dan seleksi yang harus ditempuh. Diantaranya adalah mahasiswa aktif FILKOM UB, pernah menempuh mata kuliah yang dipilih dengan nilai minimal B. Tentu para asisten adalah orang-orang pilihan sesuai kriteria kampus. Aku pertama kali mendaftar asisten saat masuk semester 6 tahun ajaran 2015/2016. Motivasi utama saya mendaftar waktu itu adalah ingin melawan kelemahan saya, karena saya tergolong orang introvert, terkadang sulit sekali bagi saya untuk berbicara di depan umum, kadang merasa gugup atau istilah kerennya nervous ketika harus berbicara di depan banyak orang. Niatku yang paling utama adalah melatih komun...

Bangga Menjadi Apatis?

“Sebentar lagi pemilu. Udah tau mau milih siapa?” “Ah bodo amat dah. Aku gak suka politik” ***** “Tahun ini banyak yang nyaleg ya. Orang nya juga gak sembarangan.” “Ohya? Aku baru tahu malah. hahaha” (tertawa bangga)  ***** “Tahun ini pertama kali kita milih presiden nih. Kira-kira siapa ya yang bakalan menang?” “Gak tau ah, ikut keluarga aja milih siapa.” ***** “Anies Baswedan maju, coy. Ada istilah ‘turun tangan’ lagi. Gabung yuk?” “Ah kamu kayak anak Sos-Pol aja ngurusin yang begituan.” “Ya jangan apatis juga, bro” “Muak kalo ngeliat apalagi mikirin politik, yin. Kerjaan mereka korup.” “Ya jangan sampe terulang lagi lah” “Bodo ah. Gak penting juga mikirin yang begituan” ***** Saya heran, mengapa banyak orang yang apatis dan dengan bangganya mengaku apatis sedangkan di saat yang sama mereka sibuk memaki pemerintah yang ‘gak ada benernya’ di mata mereka. Mbok ya kalau tahu itu salah yo dibenerin toh. (ala Jowo). Yuk ubah pola pikir kalian teman-...